Pernah Salah Beli Barang Bayi dan Menyesal Kemudian? Intip Tips Ini!

Dalam memilih sebuah brand yang bisa dijadikan andalan untuk menyertai perjalanan parenting, apa sih yang menjadi faktor penentu? Apakah karena brand tersebut digunakan oleh selebriti? Atau karena design dan modelnya yang lucu? Keduanya bukanlah alasan yang salah. Namun, kalau berani jujur, berapa banyak dari kita yang menyesal karena ekspektasi tidak sesuai realita? Ujung-ujungnya produk yang tadinya kita anggap baik, malah tidak pernah digunakan. Sayang kan, uang terbuang dengan percuma. 

Faktor keindahan design adalah hal yang baik. Begitu juga dengan faktor “kata orang”. Namun sebagai orang tua yang bijak, alangkah baiknya jika kita mengambil langkah lebih jauh untuk mempelajari brand atau produk tersebut sebelum memutuskan untuk membelinya. 

Jadi, apa yang sebaiknya dipertimbangkan dalam memilih sebuah brand atau produk, terutama untuk si Kecil yang kita kasihi? 

1. Pelajari nilai di balik brand tersebut 

Sebuah brand yang baik seharusnya memiliki rasa kepedulian dan empati terhadap konsumennya. Memang sebagai perusahaan ada target penjualan yang harus dicapai, tetapi bukan itu yang menjadi dasar utamanya. Sebuah brand yang betul-betul peduli akan menaruh fokusnya untuk memberikan solusi yang praktikal kepada para konsumen. 

Bagaimana cara membedakan brand yang betul peduli dan yang tidak? Hari-hari ini kita bisa dengan mudah mencari tahu mengenai sebuah brand atau produk melalui internet search engine dan juga platform media sosial. Perhatikan apa yang menjadi visi dan misi brand tersebut, apakah nilai-nilai yang mendasari brand tersebut untuk menciptakan produk-produk mereka, dan yang paling penting adalah perhatikan apakah mereka cukup peduli untuk memberikan edukasi terkait yang dapat membantu para konsumen dalam kesehariannya. 

2. Keindahan penting, tapi perhatikan juga fungsinya 

Estetika tentunya adalah faktor yang penting bagi sebuah brand/produk, apalagi bagi para orangtua milenial. Segi bentuk, gambar, dan juga warna memiliki peranan penting untuk kita menentukan pilihan. Namun, selain estetika, sebaiknya kita juga mempertimbangkan fungsinya. 

Sebagai contoh: untuk bepergian tentunya kita, apalagi para wanita, membutuhkan tas untuk menyimpan barang-barang yang penting dan perlu untuk dibawa. Hal pertama yang menarik perhatian para wanita tentu dari segi estetikanya. Tapi alangkah baiknya jika fungsi dari tas itu juga diperhatikan. Kebutuhan setiap wanita dalam bepergian tentu berbeda. Beberapa hanya membawa seperlunya yang sebetulnya hanya memerlukan tas ukuran kecil, beberapa ada yang membawa lebih dari yang diperlukan yang memerlukan tas ukuran medium atau besar. Namun sayangnya, terkadang karena terbuai dengan estetika, wanita yang sebetulnya memerlukan tas yang kecil memilih tas yang besar. Atau sebaliknya, wanita yang seharusnya memerlukan tas medium malah memilih tas yang kecil. Akibatnya tas tersebut jadi kurang berguna, memberikan ekstra beban, dan mungkin malah menyusahkan.

3. Pelajari kualitasnya : mirip bukan berarti sama 

Berbicara mengenai kualitas memang hanya waktu yang bisa membuktikan. Sebuah produk yang memiliki kualitas yang baik tentunya akan dapat digunakan dalam waktu yang panjang. Biasanya faktor penentu kualitas adalah bahan-bahan yang digunakan untuk menciptakan produk tersebut. Dari bahan-bahan inilah kita bisa mengetahui seberapa kuat dan juga durabilitasnya. 

Sebagai contoh: sepasang sepatu yang terbuat dari kulit asli dan juga kulit sintetis secara kasat mata akan terlihat sama, dan baru bisa dibuktikan daya tahannya lewat waktu. Biasanya kulit sintetis akan dengan cepat mengelupas, sedangkan kulit asli tidak. Namun sebagai smart buyer, dengan mengetahui bahan dasar kulit asli atau sintetis, kita tentunya bisa mendapatkan jaminan mengenai daya tahan produk tersebut sehingga kita tidak akan mengalami kekecewaan di kemudian hari. 

Yuk belajar menjadi orang tua yang jatuh cinta kepada brand/produk dengan cara yang smart!

 

Written by Babyologist at babyologist.com and Babyo App on Android & iOS

View Original Article